
Jakarta, 23 Juli 2026 – Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta didampingi Panitera, Plt. Sekretaris, Kepala Subbagian Kepegawaian dan Organisasi Tata Laksana (Ortala), serta Analis Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur mengikuti kegiatan Ekspose Detailing Tahapan Manajemen SDM untuk Tenaga Teknis Peradilan (Hakim dan Kepaniteraan) serta Permasalahannya bersama Tim Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) pada Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting tersebut berlangsung di Ruang Rapat Ketua PTUN Jakarta sebagai bagian dari rangkaian Pemeriksaan Kinerja Pendahuluan BPK RI.
.jpg)
Kegiatan ekspose ini merupakan tindak lanjut atas permintaan pemaparan dari BPK RI dalam rangka Pemeriksaan Kinerja Pendahuluan atas Manajemen SDM Peradilan Tahun Anggaran 2025 sampai dengan Semester I Tahun 2026. Fokus pembahasan diarahkan pada tahapan manajemen sumber daya manusia tenaga teknis peradilan, khususnya bagi hakim dan aparatur kepaniteraan, mulai dari proses perencanaan kebutuhan, pengelolaan karier, pengembangan kompetensi, hingga berbagai tantangan yang dihadapi dalam implementasinya.

Dalam forum tersebut, PTUN Jakarta memaparkan pelaksanaan manajemen SDM tenaga teknis di lingkungan satuan kerja, termasuk berbagai kendala yang dihadapi serta langkah-langkah strategis yang telah dan akan dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber daya manusia. Diskusi juga menjadi sarana untuk memperoleh masukan dari Tim BPK RI dalam rangka penyempurnaan tata kelola manajemen SDM yang lebih sistematis, terukur, dan selaras dengan ketentuan yang berlaku.

Pemeriksaan kinerja yang dilakukan oleh BPK RI diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai efektivitas pelaksanaan manajemen SDM pada lingkungan peradilan serta menghasilkan rekomendasi konstruktif yang dapat menjadi dasar peningkatan kualitas pengelolaan aparatur di masa mendatang. Dengan manajemen SDM yang semakin baik, diharapkan kualitas pelayanan peradilan kepada masyarakat juga akan terus meningkat.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, PTUN Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus mendukung terwujudnya tata kelola manajemen sumber daya manusia yang profesional, akuntabel, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kinerja organisasi. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mewujudkan lembaga peradilan yang modern, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat pencari keadilan.


