Jakarta - Humas, Wakil Ketua MA Bidang Yudisial, DR. H.M. Saleh, SH., MH., Menyampaikan hal tersebut dalam Pembukaan Seminar Nasional Dalam Rangka HUT IKAHI yang Ke 61 tahun Di Hotel Mercure, Jakarta Pusat Pada Kamis, 20 Maret 2014. Lebih lanjut dalam sambutannya, mantan Ketua Umum IKAHI ini menyampaikan bahwa hakim dituntut untuk memiliki intelektualitas dan integritas demi membangun citra dan wibawa hakim di mata publik. Menurutnya, kedua hal tersebutlah yang menempatkan hakim pada profesi terhormat dan mulia. "MA sebagai lembaga negara di bidang hukum terus melakukan pembinaan dan pengawasan kepada para hakim yang dituangkan dalam blue print MA 2010-2035, sebuah konsistensi dan implementasi dari MA" tegasnya lagi.
Sementara Ketua PP IKAHI , DR. H. Soebechi, SH., MH menghimbau kepada para hakim untuk terus menjaga solidaritas. "Saya berharap, seiring usia. IKAHI akan terus solid dan bijaksana" ungkapnya. Seminar Nasional IKAHI merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka HUT IKAHI. Adapun yang menjadi tema dalam Seminar Nasional tahun ini adalah "Mewujudkan Pemilihan Umum yang Jujur dan Adil melalui Penegakan Hukum dan Etika” . Menurut Ketua Penyelenggara, Prof. DR. H. Abdul Manan, SH.,S.Ip, M.Hum tema tersebut dipilih mengingat tahun 2014 adalah tahun politik. "Para ahli hukum berpendapat bahwa penyelesaian sengketa pemilu akan dikembalikan di ranah peradilan umum. Hal tersebutlah yang akan menjadi teman besar, dan melalui diskusi dengan para peserta diharapkan akan menjadi masukan bagi Ketua MA". Kegiatan ini diikuti oleh 880 peserta yang berasal dari 4 lingkungan peradilan se-Indonesia, para praktisi dan akademisi di bidang hukum. Hadir sebagai narasumber adalah : Prof, Dr. Jimly Asshiddiqie, SH, Dr.Artidjo Alkotsar, SH., LLM, Prof. DR. Bagir Manan . SH.,M MCL, Refly Harun, SH., MH., LLM. (Ifh/humas)