.jpg)
Jakarta, Senin, 09 Februari 2026 — Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta yang diwakili oleh Wakil Ketua, jajaran Hakim, serta seluruh Aparatur Sipil Negara, mengikuti kegiatan Pembinaan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting.
Kegiatan pembinaan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua PTTUN Jakarta, Bapak H. Ujang Abdullah, S.H., M.Si. dan diikuti oleh seluruh satuan kerja di wilayah hukum PTTUN Jakarta. Pembinaan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kualitas aparatur peradilan, baik dari sisi integritas, profesionalisme, maupun kinerja kelembagaan.
.jpg)
Dalam pembinaannya, Wakil Ketua PTTUN Jakarta menekankan bahwa peningkatan kesejahteraan yang telah diberikan oleh negara harus diiringi dengan peningkatan integritas, tanggung jawab, dan etos kerja seluruh aparatur peradilan. Seluruh aparatur diingatkan agar senantiasa menjunjung tinggi kode etik dan pedoman perilaku, serta menerapkan zero tolerance terhadap praktik transaksional dalam bentuk apa pun.
Selain itu, seluruh aparatur juga diimbau untuk menjaga sikap hidup yang sederhana, patut, dan bermartabat, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Hal tersebut dinilai penting sebagai wujud nyata komitmen aparatur peradilan dalam menjaga marwah lembaga peradilan dan kepercayaan publik.
Pembinaan ini juga mencakup berbagai aspek teknis dan administratif yang mendukung peningkatan kualitas layanan peradilan. Di bidang teknis peradilan, ditekankan pentingnya penguatan peran kepaniteraan dalam mendukung tertib administrasi perkara dan peningkatan mutu pelayanan kepada para pencari keadilan. Selain itu, optimalisasi penerapan aplikasi pendukung peradilan juga menjadi perhatian guna menunjang efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas pelaksanaan tugas.
.jpg)
Dari sisi kesekretariatan, pembinaan menegaskan perlunya komitmen yang kuat dalam mendukung berbagai program strategis lembaga, seperti pembangunan Zona Integritas, implementasi SAKIP, pengelolaan keuangan, pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Keseluruhan aspek tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya mewujudkan tata kelola peradilan yang modern dan terpercaya.
Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan seluruh jajaran PTUN Jakarta semakin memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan lembaga peradilan yang bersih, berwibawa, profesional, dan berintegritas. Semangat pembinaan ini juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan institusi peradilan sangat ditentukan oleh sinergi seluruh unsur dalam menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
