.jpg)
Jakarta, 2 Juni 2026 – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta melaksanakan kegiatan Pengambilan Sumpah dan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Selasa, 2 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Aula Lantai 4 PTUN Jakarta tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PTUN Jakarta, H. Husban, S.H., M.H., dan berlangsung dengan khidmat serta penuh makna.
.jpg)
Pada kesempatan tersebut, empat pegawai resmi diambil sumpah dan diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil, yaitu:
- Ukkap Marolop Aruan, S.H. sebagai Analis Perkara Peradilan;
- Tania Sinayangsih, S.T. sebagai Teknisi Sarana dan Prasarana;
- Maghfira Nur Khaliza Fauzi, S.H. sebagai Analis Perkara Peradilan; dan
- Muhammad Rizki Putrasyah, A.Md.Kom. sebagai Dokumentalis Hukum.

Prosesi pengambilan sumpah merupakan salah satu tahapan penting dalam perjalanan karier Aparatur Sipil Negara sebagai bentuk pengukuhan status sekaligus komitmen moral untuk mengemban amanah negara dengan penuh integritas, loyalitas, dan tanggung jawab. Melalui sumpah yang diucapkan, setiap pegawai berkomitmen untuk melaksanakan tugas sesuai dengan peraturan perundang-undangan, menjunjung tinggi etika profesi, serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.
.jpg)
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Hakim, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) PTUN Jakarta, serta tamu undangan yang turut memberikan doa dan dukungan kepada para pegawai yang telah resmi menyandang status sebagai Pegawai Negeri Sipil.

Dalam sambutannya, Ketua PTUN Jakarta menyampaikan harapan agar para PNS yang baru diambil sumpah senantiasa menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, serta menjalankan tugas dengan profesionalisme dan dedikasi yang tinggi. Beliau juga menekankan pentingnya memberikan pelayanan yang prima, menjaga nama baik institusi, serta berkontribusi secara aktif dalam mewujudkan peradilan yang modern, berintegritas, dan terpercaya.
.jpg)

.jpg)
Melalui pelaksanaan pengambilan sumpah dan pengangkatan Pegawai Negeri Sipil ini, PTUN Jakarta kembali meneguhkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas, berakhlak, dan memiliki semangat pengabdian yang tinggi guna mendukung terwujudnya pelayanan peradilan yang profesional serta berorientasi pada kepentingan masyarakat pencari keadilan.
.jpg)
.jpg)

.jpg)