
Jakarta, 04 Maret 2026 — Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta yang terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, para Hakim, pejabat struktural dan fungsional, serta seluruh pegawai mengikuti kegiatan pembinaan yang disampaikan langsung oleh Yuwono Agung Nugroho selaku Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia.
Kegiatan pembinaan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen aparatur peradilan, khususnya di lingkungan Peradilan Tata Usaha Negara, untuk terus menjaga kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
.jpg)
Dalam arahannya, Dirjen Badilmiltun menegaskan pentingnya menjaga disiplin, integritas, dan profesionalisme aparatur, terutama dalam pelaksanaan tugas di bulan suci Ramadhan. Beliau mengingatkan bahwa penyesuaian jam kerja tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa persidangan harus tetap berjalan tepat waktu, pelayanan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) harus tetap responsif, serta seluruh layanan publik wajib dilaksanakan secara efektif dan prima. Hal ini merupakan bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan.

Selain itu, Dirjen Badilmiltun juga menekankan pentingnya penguatan fungsi pengawasan internal, kepatuhan dalam pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), serta implementasi Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) berbasis aplikasi secara optimal.
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan larangan tegas terhadap segala bentuk permintaan sumbangan maupun Tunjangan Hari Raya (THR) dalam bentuk apa pun, sebagai bagian dari upaya menjaga integritas dan mencegah praktik yang bertentangan dengan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan seluruh aparatur PTUN Jakarta semakin memperkuat komitmen dalam mewujudkan peradilan yang bersih, transparan, dan berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan hukum yang berkualitas kepada masyarakat pencari keadilan.


